Perpaduan Budaya Klasik dan Modern, Ini Review Film Gatotkaca

Film
Views: 56
  1. Beranda
  2. Film
  3. Perpaduan Budaya Klasik dan Modern, Ini Review Film Gatotkaca

Indonesia kembali menghadirkan film dengan genre superhero dengan judul Satria Dewa: Gatotkaca. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini dibintangi oleh dua aktor laga yang sudah berhasil go internasional yaitu, Yayan Ruhiyan, dan Cece Abdul Rahman. Satria Dewa: Gatotkaca telah rilis di bioskop Indonesia sejak 9 Juni 2022 lalu.

Film Satria Dewa: Gatotkaca mengangkat tema dunia perwayangan yang disajikan pada zaman modern seperti saat ini. Hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan generasi muda pada dunia seni perwayangan. Menggunakan efek CGI Hanung Bramantyo berhasil memadukan dunia Hastinapura dengan  masa modern saat ini. Tak hanya menyuguhkan pertarungan dunia perwayangan. Film ini juga menyelipkan kisah keluarga yang mampu mengoyak emosi para penonton. Seperti apa keseruan filmnya, simak sinopsis lengkapnya di bawah ini.

Sinopsis Satria Dewa: Gatotkaca

Cerita berawal dari Yuda (Rizky Nazar) yang ternyata merupakan anak dari keturunan Pandawa. Ia menjalani hidup bersama ibunya, karena sang ayah Pandega (Cecep Arif Rahman) meninggalkannya. Sebenarnya Pandega tidak ingin meninggalkan istri dan putra sematawayangnya, namun hal itu harus ia lakukan untuk menyelamatkan keduanya.

Dikisahkan semua keturunan Kurawa mulai muncul dan menyusun kekuatan untuk melakukan perburuan terhadap garis keturunan Pandawa. Tujuannya adalah untuk membangkitkan tokoh besar Kurawa yaitu Aswatama. Sedangkan Yuda yang hidupnya penuh dengan kesulitan, tidak menyadari jika dirinya akan masuk ke dalam konflik perang besar Pandawa dan Kurawa.

Yuda baru menyadari ketika salah satu sahabatnya yang bernama Erlangga menjadi korban pembunuhan berantai oleh sosok misterius bertopeng. Kesedihan yang dialami oleh Yuda akibat kehilangan sahabatnya membuat Yuda berniat untuk menguak dalang di balik misteri pembunuhan Erlangga.

Bersama dengan teman kampusnya yaitu Agni (Yasmin Napper),  Yuda mulai mencari informasi mengenai sosok misterius bertopeng. Pergerakan mereka diketahui oleh Kurawa yang menyebabkan mereka dikejar, karena Yuda dan Agni merupakan keturunan Pandawa.

Yuda dan Agni pergi ke tempat persembunyian dan dibantu oleh Dananjaya (Omar Daniel) dan Gege (Alif Fikry). Sejak saat itu, Yuda dan Agni menyadari jika mereka berdua adalah keturunan Pandawa. Bahkan, Yuda juga mendapatkan kekuatan Gatotkaca, serta siap melawan Kurawa.

Mungkin Kamu juga suka

5 Game Terbaru yang Rilis Bulan Juni
Problem Anak dalam Keluarga, Ini Review Film Keluarga Cemara 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Menu